Oleh: elheru | Juli 31, 2008

Pelabuhan Ratu

Pelabuhan Ratu                            L

we are at Pelabuah Ratu
we are at Pelabuah Ratu

Liburan sekolah 2008, kami sekeluarga mengunjungi pantai selatan Sukabumi, Pelabuhan Ratu.

Sebenarnya ketika berangkat dari Jakarta kami sama sekali tidak terbayang akan pergi ke tempat itu, karena kami cuma ingin keluar rumah. setelah rapat keluarga di dalam mobil akhirnya kami putuskan untuk ke sana.

Seingat saya, terakhir saya ketempat itu 35 tahun yang lalu bersama orang tua saya sewaktu saya masih duduk di kls 2 SD. Berbekal peta Google earth yang kami print di warnet ( Kami mampir sebentar di warnet ) kami pergi kesana.

Suatu hal yang mengasyikkan adalah perjalanan menuju ke pelabuhan Ratu itu sendiri, dimana lebih kurang 10 km menjelang kami disuguhi perjalanan lika liku turun naik bukit.

Pelabuhan Ratu, seperti tipikal pantai selatan Jawa lainnya, mempunyai ombak yang relatif besar dan pantai yang curam. Hembusan angin terasa kencang, sehingga kalau kita berpanas panasan di tepi pantai di siang hari, kulit kita tidak akan terasa panas, namun tanpa disadari sudah terbakar.

Suatu hal yang disayangkan dari pantai ini adalah pantai ini panjang namun banyak tertutup oleh hotel dan restaurant. ini mengingatkan saya pada pantai anyer, dimana kita harus mengintip ngintip disela resort untuk melihat pantai dari jalan raya.

Kelebihan dari pantai ini adalah ikan lautnya yang masih segar yang bisa kita beli dari pelelangan, lalu di masak di restaurant2 sepanjang pantai. Ikan bakar disini benar benar terasa nikmat. kami berempat menghabiskannya sampai daging terakhir. o..la la…

Pantai ini mungkin kurang populer dibandingkan tempat wisata lainnya di Jawa Barat. Hal ini mungkin karena keadaan seperti yang saya sebut diatas, lalu ditambah lagi dengan waktu tempuhnya yang panjang. Jarak 150 km ditempuh 4 s/d4,5 jam..! hal yang menyebabkan ini adalah medan yang sempit dan kemacetan yang membosankan sepanjang jalur Ciawi – Sukabumi.

Mungkin jika ada jalan toll ciawi – Sukabumi mungkin tempat wisata ini akan lebih ramai lagi terutama pada weekend, terlebih banyak orang yang sudah bosan dengan pantai Anyer dan sekitarnya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: