Oleh: elheru | Juli 22, 2010

Wisata Jalur SSB – Solo Selo Borobudur

Melewati jalur ini dari Solo menuju Purwokerto sebenarnya bukan alternatif bijaksana bila waktu tempuh menjadi tolak ukurnya. Namun kami ambil juga jalur ini karena kami ingin melihat suasana lain sepanjang perjalanan.

Berangkat sekitar jam 8 pagi dari Solo, kami menuju Boyolali dan terus menanjak menuju jalur disela sela gunung Merapi dan Merbabu. Perjalanan begitu menarik dan menantang karena disepanjang jalan kami disuguhkan pemandangan pegunungan. Merapi di sebelah kiri dan Merbabu di sebelah kanan.

2 jam kemudian kami tiba di desa Samiran. Kami melihat plang menuju puncak merapi disebelah kiri jalan. Saya agak ragu untuk mengunjungi tempat yang mereka sebut degan New Selo itu. mengingat kondisi mobil dan jumlah penumpang 6 orang ditambah dengan tas dan bawaan lain dari Solo.

Namun saya tetap belok kiri seraya bertanya2 dalam hati apakah mobil ini mampu menanjak tanjakan yang begitu curam. mobil terasa sangat menderu ketika kami sudah berada pada setengah perjalanan. dan ketika mencapai dua pertiga perjalanan feeling saya mengatakan mobil tidak mampu lagi menanjak, maka segera saya belokkan kepekarangan rumah orang karena tidak ada tanah landai disepanjang jalan, dan berbalik arah. Sungguh mengecewakan memang, tapi apa boleh buat. saya tidak mau mempertaruhkan 6 nyawa didalam mobil.

lalu kami pikir kami pasti akan dapat view ditempat lain. dan ternyata benar. dipinggir jalan raya Selo kami berhenti dan menikmati pemandangan puncak merapi, walau tidak terlalu dekat. Puas disana, kami lanjutkan perjalanan kami menuju Magelang. pemandangan indah dikiri kanan jalan terus kami nikmati, sampai akhirnya kami tiba di Ketep Pass. sebuah obyek wisata antara Selo dan Magelang.

my family and Merapi

Mbah Kung dan Mbah Putri berpose

Pemandangan di Katep

Pakai Binocular supaya lebih jelas

my family in Ketep Pas

Pemendangan di Ketep ini juga menarik karena kami disuguhi sebuah bentangan luas dengan puncak merapi di kejauhan sebagai latarnya. Kami berada disini selama 1 jam sebelum kami kembali melanjutkan perjalanan kami menuju Purwokerto Via Magelang,Wonosobo, Banjarnegara dan Purbalingga.

Kami tiba di Purwokerto sekitar jam 5.30. So hampir 10 jam. Padahal kalau lewat jalur selatan hanya butuh 6 – 7 jam saja. tapi kami puas atas perjalanan ini

Merasa bosan dengan tempat wisata di kawasan puncak, kami sepakat pergi kekawasan Bogor lain yang belum kami kunjungi. Dengan bermodalkan nekad dan hanya berpegangan pada informasi dari internet dan info seorang teman, kami berangkat dari Jakarta menuju Curug Nangka pada tgl 14 maret 2010.

Perjalanan masih terasa ringan sampai kami tiba di daerah dramaga IPB. Sebetulnya kami tidak tahu arah mana yang harus kami tempuh. namun setelah perumahan Pakuan regency kami belok kiri menuju kawasan gunung. kami tidak bawa peta dan hanya berbekal ingatan atas arah yang ditumjukan google earth.

Anak saya, Ganang, berkata ” pokoknya ke selatan terus, pa. nanti juga sampai..” melewati jalanan kampung yang kecil dan berkelok kelok, kami tiba di desa Petir. daripada kesasar, saya turun dari mobil dan bertanya kepada seorang penduduk tentang lokasi curug nangka.  anak saya tertawa terpingkal pingkal ketika Orang tersebut memberi tahu arahnya. Orang tersebut berkata,” bapak jalan terus aja… nanti ketemu pertigaan yang kekanan dan kekiri, nah bapak ambil jalan yang kekiri… terus aja nanti ketemu pertigaan lagi yang kekanan dan kekiri nah bapak ambil yang kekanan….. dan terus naik bapak akan ketemu pertigaan lagi yang kekanan dan ke kiri nah bapak ambil yang kekiri..” Orang ini selalu mengatakan “ yang kekanan dan yang ke kiri”  di setiap pertigaan. anak saya bilang “memang ada arah lain selain kekanan dan kekiri?” he he he.

dengan petunjuk kanan dan kiri tadi akhirnya kami tiba di curug nangka. dikatakan oleh penjaga tiket bahwa ada 3 curug yang bisa dikunjungi dengan jarak 100 m, 300 m dan 900 m dari awal pendakian. hmm.. cukup menantang. namun nyonya saya mengeluh kakinya sakit sehingga kami hanya sampai di curug yang kedua.

curug nangka

kawanan kera liar

2 curug yang kami lihat tidak terlalu tinggi namun cukup bagus untuk dilihat. ditambah lagi banyak kawanan kera liar yang kami temui disana. curug ini masih bagus karena belum banyak sentuhan tangan. hal yang perlu ditingkatkan adalah fasilitas parkir yang kurang memadai untuk kendaraan roda 4.

Puas bermain air, kami berangkat menuju pura parahyangan Agung, yang menurut teman saya yang beragama hindu, hampir mirip dengan pura besakih, cuma ukurannya lebih kecil. Setelah melihat petunjuk arah kami tiba dipertigaan jalan menuju pura tersebut yang berjarak hanya 2 km dari jalan raya.

alamak….. ternyata jalannya hancur dan menanjak…kami harus berhati hati sekali mengendalikan mobil. kami berdoa semoga bannya tidak sobek oleh batu batu tajam. kami terus berjalan dengan kecepatan hanya 5 km perjam. dan akhirnya kami tiba di tempat itu.

ada tulisan bahwa selain yang ingin berdoa tidak diperkenankan memasuki kawasan pura. Aduh bagaimana ini… akhirnya saya bertemu dengan penjaga pura tersebut dan minta ijin untuk melihat lihat sekitar pura. kami diijinkan melihat lihat bagian depan pura saja. menurut penjaga pura telah dibersihkan untuk persiapan Nyepi.

dengan dibekali semacam selendang yang kami lilitkan di pinggang, akhirnya kami boleh berada di depan pura tersebut. Suatu pemandangan yang benar benar eksotis, sebuah Pura dengan latar belakang gunung salak yang indah…

Setelah puas melihat lihat dan berfoto akhirnya kami pulang dengan mengucapkan terimakasih kepada penjaga disana

Oleh: elheru | Januari 10, 2010

GOA LAWA – PURBALINGGA

Jika anda berkendaraan dari kota Purwokerto menuju Pemalang melalui Bobot sari, anda bisa mengunjungi obyek wisata ini. letaknya di kaki gunung slamet kira kira 30 menit selepas kota Bobotsari dari arah Purbalingga.

kami beruntung memperoleh kesempatan ke tempat ini, di awal tahun 2010, tgl 2 Januari. ketika kami tiba kami disambut oleh kabut tebal sehingga suhu terasa dingin. menurut pemandu disana panjang goa adalah 850 meter yang didalamnya masih terdapat kelelawar2 besar yang menggantung di atap goa.  Jumlahnya tidak sebanyak dulu, maklum karena sekarang goa sudah dibuat terang dibeberapa bagian dengan penerangan listrik dan jalan bertapak yang sudah disemen. di sepanjang lorong terdapat bagian bagian goa yang dulunya tempat bermukimnya para kalelawar, juga tempat pertapaan dan tempat beberapa makhluk halus tinggal ( kata pemandu ). didalam goa itu juga terdapat kolam air sedalam tiga meter yang dasarnya berupa lumpur hisap….!!! (hi… ngeri juga ya )

secara keseluruhan goa ini menarik untuk dikunjungi karena di dalamnya cukup indah dengan lekukan lekukan pendek dan alami. So saya rekomendasikan anda mampir ke tempat ini.

menuju Goa Lawa

Pintu Gerbang menuju Goa

Jalan menurun ke pintu Goa

di dalam Goa

berselimut kabut

bagian dari goa yang mirip perut kalelawar

Oleh: elheru | November 22, 2009

WADUK SAGULING

Sebuah alternatif lain bila anda berkunjung ke daerah Bandung Barat dan sekitarnya adaklah waduk saguling. waduk ini bila dilihat dari sekitar dam terlihat kecil memanjang seperti sungai biasa. hal ini dikarenakan letaknya di pegunungan terjal bukan sebuah lembah yang lebar. namun waduk ini tetap menarik untuk di kunjungi untuk melepaskan kepenatan kita sehari hari. aktifitas yang bisa dilakukan selain menikmati pemandangan adalah memancing dan berperahu di waduk. Jarak dari jalan raya Cianjur-Padalarang sekitar 20 km kearah selatan.

citra waduk saguling dari google earth

waduk saguling diambil dari pintu dam

waduk saguling dari sisi lainnya

Oleh: elheru | Juli 22, 2009

Lourdes Di Jawa Timur

Resize of DSC00125Puji Syukur kami panjatkan kepada Allah Bapa melalui perantaraan putranya Tuhan Yesus, bahwa kami di beri kesempatan untuk berkunjung kesebuah tempat ziarah yang cukup terkenal yaitu Goa Maria Puh Sarang Kediri, setelah dua hari sebelumnya kami sekeluarga berkesempatan berkunjung ke goa maria kerep Ambarawa.

Perjalanan dari kota Solo selama 4,5 jam yang cukup melelahkan akhirnya terbayar ketika kami tiba disana. Tempat yang luas dan indah ini memiliki gereja yang cukup unik dengan gapura batu di pintu masuknya.

Goa Marianya sendiri tampak megah dengan patung bunda Maria yang besar dan berwajah wanita Indonesia. Di tempat ini kami puaskan diri untuk berdoa kepada Tuhan Yesus melalui perantaraan bunda Maria.

Buat saya pribadi hal lain yang menarik adalah rute jalan salibnya yang indah dengan patung patung kisah sengsara Tuhan Yesus dengan ukuran besar dan berwarna keemasan.

berikut foto fotonya

Resize of kediri (1)

Resize of kediri (2)

Oleh: elheru | Juli 22, 2009

Goa Maria Kerep Ambarawa

Tgl 2 juli 2009 kami sekeluarga berkesempatan mengunjungi Goa Maria Kerep Di Ambarawa. inikali kedua kami berkunjung ke tempat ini. tempat ini memberikan kenyamanan dan kedamaian hati bagi pengunjung. Di tengah kesunyian doa kami terasa dekat terdengar oleh Tuhan Yesus melalui perantaraan ibunda Maria. Disamping itu kami disuguhi taman Indah yang tertata dengan rapih. berikut adalah foto kami ditaman tersebut

Taman di Goa Maria Kerep Ambarawa

Taman di Goa Maria Kerep Ambarawa

Oleh: elheru | Maret 10, 2009

Situ Gunung,Sukabumi

situ gunung

Kami sempat bingung mau kemana liburan tgl 7-9 maret lalu,mengingat berita tentang kemacetan di daerah wisata di sekitar puncak. akhirnya pada tgl 9 pagi kami berangkat juga mengarahka mobil kearah selatan dengan pikiran jika puncak masih macet maka kami akan ke daerah sukabumi.
ternyata benar juga menjelang ujung jalan tol banyak kendaraan menuju puncak terhambat. kami tidak mau ambil resiko berwisata macet di kawasan tersebut akhirnya headed to Sukabumi. Ketika sampai di daerah cisaat kami memutuskan ke Situ Gunung dengan harapan tidak terlalu banyak pengunjung di kawasan ini.
ternyata dugaan kami tepat karena jumlah pengunjung tidaklah banyak dan kami sangat menikmati keberadaan kami disana.
sebuah danau kecil di lereng gunung tdengan pepohonan pinus lurus di sekitarnya ditambah dengan udara yg sejuk membuat kami betah berada disana.
Situ Gunung amat perfect jika kita hobby fotografi. banyak hal indah yg bisa direkam dengan mata kamera disana . untaian pinus dengan bayang bayangnya menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Oleh: elheru | Januari 27, 2009

Dua Kawah Cantik di Bandung

Di bulan januari 2009 saya bersama keluarga berkesempatan mengunjungi 2 buah kawah terkenal di Area Bandung. Yang pertama tgl 1 januari 2009 kami mengunjungi Kawah Putih di BAndung Selatan. Udara begitu dingin dan kabut turun dengan pekat. kami perlu memakai jaket atau sweater untuk menahan udara dingin. yang kedua tgl 24 januari, bersama rombongan teman teman kantor dan keluarganya
kami piknik bersama menggunakan 3 bis pariwisata menuju Ciater dan Tangkuban Perahu. Saya sangat menikmati perjalanan karena saya terbebas dari tugas menyupir
TAngkuban Perahu tampak mempesona karena ukurannya yang lebih luas dari pada kawah putih. tapi kedua dua nya memiliki keindahan yang sayang kalau tidak didatangi.

Di Tangkuban Parahu

Di Tangkuban Parahu

Kawah Putih Ciwidey

Kawah Putih Ciwidey

perjalanan ke tangkuban perah

perjalanan ke tangkuban perah

Oleh: elheru | November 9, 2008

A plane bombing a car ( animation )

Berikut adalah animasi coba coba yang saya buat menggunakan program corel RAVE. lalu di expor ke file MOV (quick time movie) dan sudah saya upload ke youtube. Semoga berkenan. silakan hajar saja dengan kritik anda,para pembaca

Oleh: elheru | Oktober 9, 2008

my crazy animation

Tulisan Sebelumnya »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.